Thursday, 11 September 2014

Kehadiran

Kepada kamu, sosok yang senyumnya melayang-layang di anganku. Yang suaranya menderu-deru dalam mimpiku. Jauh...
Aku tidak tahu harus mulai menjelaskan dari mana. Rasanya, segala hal telah cukup jelas tanpa perlu kata atau frasa. Rasanya, sebenarnya tidak ada atau bahkan tidak pernah ada masalah yang memerlukan klausa.


Sejak awal mengenalmu, seluruh saraf di tubuhku serasa mati. Kesadaranku mengangkasa bagai burung hantu raksasa. Meski harus aku akui, jutaan kali kata tidak berdentum-dentum dari segala arah. Memaksaku untuk tidak menghiraukan keberadaanmu, meski sangat nyata. Sangat jelas. Kamu telah menjadi sumber energi baru buatku. Menjadikan segalanya berbeda. Lebih manis. Lebih magis.

Sampai akhirnya waktu bertindak egois dengan menghadirkan cinta di antara kita. Tanpa izin. Tanpa permisi. Apa dayaku, aku tak bisa menolak. Tak bisa mengusir. Tak bisa berontak.



0 comments:

Post a Comment

Sekedar Catatan :
Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel diblog ini.

 
;