Aku tak pernah tau kenapa aku menulis ini. Entahlah, jemariku tiba tiba ingin menuliskan kalimat demi kalimat tentang perasaan yang aku rasakan. Temanku bilang aku alay, aku hanya berani mengungkap semuanya hanya dari balik setiap postingan usang.
Aku tak pernah berani mengatakan ini rindu. Tetapi sepertinya ini memang rindu. Jika tidak, mengapa sampai sesesak ini?
Aku pernah merasakan sesak seperti ini. Yaa, dulu ketika ada seseorang yang memutuskan untuk pergi dan tak tahu dia akan kembali atau tidak. Dan sekarang aku merasakan lagi. Dengan orang yang sama, orang yang telah aku sia siakan, orang yang kusakiti perasaannya, orang yang sudah 381 hari tak ku temui dan bertukar sapa dan tak kuharapkan melihat lagi sosoknya.
Saturday, 25 February 2017
Curhat-Curhat,
Fiction,
Other
0
comments
Merindukan Seseorang Yang Telah Aku Lepas
Subscribe to:
Posts (Atom)