Mungkin kamu pikir aku telah melupakanmu, padahal yang sebenarnya adalah setiap hari pikiranku tak bisa lepas darimu. Mungkin bukan memikirkan tentang angan-angan dan khayalan seandainya kita bersama, tapi aku memikirkan bagaimana ketika aku bertemu denganmu dan aku bisa bersikap biasa di hadapanmu.
Mungkin selama ini kamu pikir berpura-pura di hadapanmu itu mudah, padahal yang terjadi saat kamu telah lenyap dari pandanganku adalah aku mengutuk diriku kenapa harus aku dan kamu.
Subscribe to:
Posts (Atom)