Kalau aku suka berpikir aku tidak bisa menjadi seperti apa yang kamu mau, adakah cara untuk sebaiknya aku menjernihkan pikiranku. Karena aku telah berani mencintaimu, dengan kata lain aku juga harus berani untuk mencintai apa yang ada dalam dirimu, tanpa harus merubahnya menjadi yang aku mau. Aku berani untuk jatuh kepadamu, dan merasakan sakitnya terjerembab karenamu adalah konsekuensi yang harus berani aku terima. Memang, sering kali gambaran tentang apa yang harusnya kamu-katakan dan apa yang harusnya kamu perbuat ada di pikiranku yang masih kekanak-kanakan ini. Mungkin sebaiknya aku mengurangi kebiasaanku membaca buku atau tweet (juga ngetweet) yang berbau kisah romantis atau cinta memuakkan.
Aku tidak bermaksud menuntut kau harus menjadi seperti apa. Bersama kamu saat ini adalah hal yang di luar dugaanku, walaupun tak bisa aku pungkiri kalau aku pernah membayangkannya, tapi aku tidak pernah mengira hal ini sungguh-sungguh terjadi. Terkadang kamu membuat aku berpikir, apakah aku benar-benar bersamamu?
Apakah sekarang kamu benar-benar menganggapku penting?