Monday, 6 October 2014 0 comments

Hanya Sandiwara

Bukan aku atau kamu yang salah. Cinta datang tanpa ba-bi-bu, menyeret kita terburu-buru tanpa permisi. Kita yang masih disibukkan oleh nostalgia-nostalgia masa lalu. Aku dan kamu tak bisa berontak. Mengiyakan saja apa yang dikehendaki sang masa.

Aku benci harus mengakuinya, kali ini aku kesulitan membedakan cinta dan ketertarikan sesaat. Semua berlalu begitu cepat, tanpa jeda. Seolah tak memberiku waktu untuk menghela nafas sejenak dan memahami yang sedang terjadi.

Aku serba salah. Aku tak mungkin berlaku tolol. Aku hanya takut melangkah terlalu jauh. Takut berlari terlalu cepat. Aku sudah tahu ke mana akhir kisah ini akan bermuara. Pahitnya perpisahan yang sudah pasti akan kita atau bahkan hanya aku rasakan. Cinta datang untuk pergi. Aku hanya ingin lebih mengerti setiap peristiwa, tak membiarkan jemarimu memaksaku untuk menulis kisah ini lebih cepat lagi. Aku hanya takut jika harus kehilangan lagi saat aku telah terlanjur mencinta.
 
;