Satu hal yang tidak pernah kamu tahu,
setiap kali kumengingatmu dan jalan cerita kita membawaku terhanyut didalam satu lamunan yang tinggi dan aku tidak ingin lamunanku berhenti tanpa arti, setiap kali seperti itu aku harus menangis.
Aku ingin sekali menyapamu, Aku ingin sekali menanyakan kabarmu, sedang apa kamu, dimana kamu, dan sederetan pertanyaan yang sudah lama .. ya, lama sekali tak pernah kutanyakan kepadamu. Tapi aku terlalu malu menanyakannya, bahkan untuk mempunyai keberanian untuk menelponmu dan menyebut namamu di dalam pesan singkat pun aku tak punya itu.
Mungkin ini juga termasuk ego, ya keegoisanku sendiri tidak punya satu kemampuan untuk menghubungimu padahal aku cinta. Mungkin pula karena ego ini yang membuat aku berpikir bahwa kamu yang akan datang pertama kali menyapaku padahal aku adalah seorang laki-laki.. Arghh betapa pecundangnya diriku.
Ya, kira-kira seperti itu. Semuanya ini tentang ego yang mungkin saja menjadi tembok antara aku dan kamu.
Tidak dapat kupungkiri hal itu .. Sakitnya aku jika membohongi hatiku sendiri. Jadi aku takan mengingkari bahwa ya memang aku merindukanmu, benar adanya begitu.
0 comments:
Post a Comment
Sekedar Catatan :
Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel diblog ini.